Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, melakukan kunjungan ke Kabupaten Yahukimo. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut pemerintah pusat terhadap berita terjadinya krisis pangan di Kabupaten Yahukimo. Kunjungan ini sekaligus mengonfirmasi bahwa masih banyak berita yang tidak benar mengenai terjadinya krisis pangan di Yahukimo. Oleh karena itu menjadi tugas pemerintah daerah maupun pemerintah pusat untuk meluruskan hal tersebut. Terjadinya krisis pangan di beberapa wilayah di Kabupaten Yahukimo ini disebabkan terjadinya bencana alam di Anggruk, Panggema, dan distrik-distrik lainnya. Sebelumnya, secara mandiri Pemerintah Daerah Kabupaten Yahukimo dengan cepat melakukan tindakan tanggap darurat untuk mengatasi masalah krisis pangan dan penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Yahukimo.
Gambar Kunjungan Menko PMK ke Kabupaten Yahukimo
Untuk mengatasi krisis pangan yang diakibatkan terjadinya bencana tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Yahukimo dan Pemerintah Pusat melakukan koordinasai dengan segera. Pemerintah Pusat melalui Menko PMK beserta sejumlah deputi dari Kementrian BNPB, Kesehatan dan pertanian menyerahkan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Yahukimo untuk warganya yang terdampak bencana. Bantuan ini bersifat jangka pendek, oleh karenanya diperlukan beberapa langkah efektif agar krisis pangan seperti ini dapat teratasi dengan cepat.
Bupati meninjau bencana alam di Distrik Panggema
Dalam pertemuanya dengan Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli beserta jajarannya, Menko PMK memberikan masukan secara khusus agar masyarakat Kabupaten Yahukimo dapat mengoptimalkan pemanfaatan bahan pangan lokal. Dengan demikian masyarakat tidak tergantung dengan bahan pangan dari luar daerah. Pengoptimalan pemanfaatan bahan pangan lokal ini memperkecil terjadinya krisis pangan karena bahan pangan dapat diperoleh dengan mudah disekitar tempat tinggal penduduk. Hal yang disampaikan Menteri Muhadjir Effendy ini sejalan dengan yang direncanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Yahukimo, yaitu menjadikan Kabupaten Yahukimo sebagai lumbung pangan di wilayah Papua Pegunungan dan Pegunungan Tengah.
Gambar Penanganan Krisis Pangan di Distrik Amuma
Untuk mewujudkan Kabupaten Yahukimo sebagai lumbung pangan, Pemerintah Kabupaten Yahukimo memiliki beberapa agenda. Hal inilah yang kemudian juga disampaikan Bupati Yahukimo dalam pertemuan tersebut. Agenda tersebut disambut baik oleh Menko PMK dan berjanji akan mendorongnya di Pemerintah Pusat. Agenda tersebut meliputi perpanjangan lapangan terbang, pembangunan gudang pangan, serta pengembangan pelabuhan.
Di sela-sela kunjungan tersebut, Menko PMK Muhadjir Effendy, menyempatkan diri untuk mengunjungi RSUD Dekai. Menurutnya, fasilitas fisik RSUD Dekai sudah memadai, namun masih ada yang kurang yaitu tenaga medis dan fasilitas peralatan medisnya. Oleh karenanya, seluruh hasil kunjungan Menko PMK di Yahukimo ini akan dibawa ke pusat untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan kementerian terkait.
Didimus Yahuli selaku Bupati Kabupaten Yahukimo merasa senang atas kehadiran Menko PMK beserta deputi dari beberapa kementerian di Kabupaten Yahukimo. Ia optimis bahwa usulan dan agenda Pemerintah Daerah Kabupaten Yahukimo akan mendapat tanggapan positif dari Pemerintah Pusat. Dengan bantuan dan dukungan dari Pemerintah Pusat, maka agenda Kabupaten Yahukimo sebagai lumbung pangan di Papua Pegunungan dan Pegunungan tengah akan segera terwujud.