Dekai, 9 Juli 2025 – Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, SH., MH., menyampaikan apresiasi dan harapan besar dalam sambutannya pada Perayaan HUT ke-62 Injil Masuk di Suku Kimyal, yang berlangsung penuh hikmat di Gereja GIDI Jemaat Sion, Kali Merah, Dekai.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yahuli menekankan bahwa Injil merupakan kekuatan Allah yang membawa perubahan besar, tidak hanya secara rohani tetapi juga dalam pembangunan sumber daya manusia, pendidikan, dan kemandirian umat.
“Kita bersyukur karena Injil telah masuk dan menumbuhkan buah yang luar biasa. Hari ini, suku Kimyal telah memiliki doktor, puluhan sarjana, dan bahkan tujuh pilot. Itu semua adalah buah dari Injil,” ujar Yahuli di hadapan jemaat dan tokoh-tokoh masyarakat.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh gembala, kepala suku, panitia, dan jemaat yang telah menjaga kesatuan dan terus menjadi terang di tengah masyarakat. Ia menyoroti pentingnya peran para gembala dan pemimpin suku dalam menjaga umat serta mendukung pelayanan gereja.
“Kita ini semua musafir. Yang penting bukan siapa yang duluan atau belakangan, tapi bagaimana kita hidup hari ini. Mari kita tata hidup kita, jaga keluarga, didik anak-anak dengan baik, dan tetap setia pada panggilan Tuhan,” ujarnya.
Yahuli juga menegaskan pentingnya pendidikan sebagai jalan menuju perubahan. Ia mendorong seluruh elemen masyarakat untuk menjaga sekolah-sekolah yang ada, terutama yang berada di kampung-kampung.
“Kalau pendidikan kita kuat, maka masa depan anak-anak kita akan lebih cerah. Jangan biarkan sekolah rusak, karena dari sanalah generasi pemimpin akan lahir,” tegasnya.
Dalam sambutannya, ia juga menyinggung tentang dukungan Pemerintah Kabupaten Yahukimo terhadap penerjemahan Alkitab dalam bahasa Kimyal dan pembangunan infrastruktur gereja. Ia menyatakan komitmennya untuk memberikan hibah tanah dan bantuan pembangunan gereja GIDI Jemaat Sion Kali Merah, sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap gereja.
“Kami bukan hanya bicara, tapi siap mendukung secara nyata. Gereja adalah rumah rohani, tempat menyegarkan jiwa. Mari kita jaga kesuciannya,” kata Yahuli.
Menutup sambutannya, Bupati Yahuli mengajak seluruh kader dan intelektual Kimyal agar tetap rendah hati, bekerja dalam segala sektor secara profesional, dan tetap kembali kepada akar iman di dalam Tuhan Yesus Kristus. Ia juga menekankan pentingnya kesatuan antar-suku dan menghindari dikotomi antara pegunungan dan pesisir.
“Kita semua satu dalam Kristus. Jangan bawa perbedaan ke dalam gereja. Di sini kita harus jaga persaudaraan, karena hanya dengan kasih dan kerendahan hati kita bisa membangun Yahukimo bersama-sama,” pungkas Yahuli.
Sumber : Diskominfo Yahukimo